• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Head line 1:gunung heru "website ini sebagai sarana komunikasi, informasi dan mempererat tali silahturahmi, mohon kepada rekan-rekan pataka 83 no ak 790035"
  • Head line 2:Wishnu S. Kol Lek 505527/ No Ak 790341 "Selamat, Pataka 83 sudah punya Blog sendiri, sarana bagus untuk saling komunikasi dan tukar informasi"
  • Head line 3:M. Atok Urrahman "dengan silaturrahmi, dapat menyelesaikan permasalahan dan panjang umur."
  • Head line 4:gunung heru "no 790035, bila ingin posting berita silahkan kirim email ke : pataka83@ymail.com akan langsung dimuat"
  • Head line 5:B.Zuiirman "Sosialisasikan.... sarana ini utk tetap tertaut...ok....

Tampilkan postingan dengan label info militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info militer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 April 2011

Penutupan Patroli Bersama Indonesia-Australia

Posted by pataka83 On 12.44


27 April 2011, Ambon (Lantamal IX): Pada tanggal 27 April 2011 dilaksanakan upacara penutupan kegiatan Patroli bersama antara Angkatan Laut Australia dengan Angkatan Laut Indonesia di Markas Komando Lantamal IX Halong Ambon. Patroli bersama tersebut dimulai dan dibuka di Darwin Australia pada tanggal 15 April 2011.

Pejabat yang hadir saat upacara penutupan di Mako Lantamal IX Ambon antara lain Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama TNI Rahardjo Dwi Prihanggono,SH beserta para Asisten, Asintel dan Asops Guspurlatim, Komandan KRI Sultan Nuku - 873, Komandan KRI Sura - 802, Komandan Komando Wilayah Utara (Commander Northern Command) Air Commodore Kenneth Noel Watson, Atase Angkatan Laut Australia di Jakarta Kolonel Katja Bizilj, CSC, RAN, dan Komandan Kapal perang Australia HMAS Ararat.

Komandan Lantamal IX mewakili Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur ( Pangarmatim ) Laksamana Muda TNI Bambang Suwarto, menutup kegiatan patrol bersama Australia - Indonesia. Amanat Pangarmatim yang dibacakan Komandan Lantamal IX antara lain : bahwa kesuksesan pelaksanaan latihan Patroli bersama antara Angkatan Laut Australia dengan Angkatan Laut Indonesia (Ausindo Corpat 2011) menunjukkan dan membuktikan bahwa kita mempunyai keinginan untuk membangun persaudaraan antara angkatan laut kedua negara melalui kerjasama yang baik, adanya saling kepercayaan, dan pemahaman yang lebih baik dalam upaya meningkatkan keamanan maritim untuk menjamin keamanan navigasi di wilayah perairan Indonesia.

Pangarmatim juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya kegiatan patroli terkoordinasi selama 2 minggu yang dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Diharapkan kedepan ada hubungan dan kerjasama lagi yang melibatkan Angkatan Laut Australia dan Angkatan Laut Indonesia, sehingga kita dapat bekerja sama lagi. Dengan pelaksanaan yang baik ini, kedepan dapat menjadikan kedua angkatan laut menjadi lebih erat dan meningkatkan kerja sama yang baik dan saling menguntungkan.

ABK Kapal Perang Australia HMAS Ararat selama berada di Ambon, melaksanakan olahraga bersama dengan Personel Lantamal IX, KRI Sultan Nuku - 873 dan KRI Sura - 802, bermain Bola Voly, Sepak bola dan kegiatan olahraga lainnya, termasuk beribadah bersama di salah satu gereja di Ambon.

Dalam kegiatan patrol bersama ini, Australia tidak hanya melibatkan personel angkatan laut saja, namun personel angkatan udara dan angkatan darat juga ikut bersama. Di kapal HMAS Ararat ada perwakilan seorang perwira angkatan darat Australia berpangkat Letnan satu, juga Perwira Angkatan Udara. Air Commodore Kenneth Noel Watson juga seorang perwira tinggi angkatan udara setingkat Marsekal Pertama TNI, tiba di Ambon pada tanggal 26 April 2011 menggunakan pesawat Angkatan Bersenjata Australia jenis Super Kingair BA350 dengan nomor penerbangan ASY 466 YPDN-WAPP, kedatangannya disambut oleh Wadan Lantamal IX Kolonel Laut (P) Aswoto Saranang, Asintel Danlantamal IX Kolonel Laut (T) Putu Juli Adnyana, Atase Angkatan Laut Australia dan beberapa Perwira Lantamal IX dan Lanud Pattimura.

Able Seaman Boatswains Mate Lucas Christiansen (Darwin, NT) drives the HMAS Ararat RHIB away from the Indonesian ship KRI Sultan Nuku during the Australia–Indonesia Coordinated Patrol (AUSINDO CORPAT) 2011. (Photo :LS Andrew Dakin 1st Joint Public Affairs Unit)

HMAS Ararat and Indonesian ship KRI Sultan Nuku patrol in-company during the Australia–Indonesia Coordinated Patrol (AUSINDO CORPAT) 2011. (Photo :LS Andrew Dakin 1st Joint Public Affairs Unit)

Indonesian and Australian sailors on the quarterdeck of HMAS Ararat at the Anzac Day dawn service during the Australia–Indonesia Coordinated Patrol (AUSINDO CORPAT) 2011. (Photo :LS Andrew Dakin 1st Joint Public Affairs Unit)

Able Seaman Marine Technician Matthew Craig (Thornlie, Perth, WA) talks to Indonesian officers on the bridge of HMAS Ararat during the Australia–Indonesia Coordinated Patrol (AUSINDO CORPAT) 2011. (Photo :LS Andrew Dakin 1st Joint Public Affairs Unit)

The Indonesian Eastern Fleet Sea Combat Commander, Commodore Sulaeman Banjar Nahor (left), receives a presentation from Commander of the ADF Task Group, Air Commodore Ken Watson, at the opening ceremony of the Australia–Indonesia Coordinated Patrol (AUSINDO CORPAT) 2011. (Photo :LS Andrew Dakin 1st Joint Public Affairs Unit)

Leading Seaman Communication and Information Systems Ricky Dobson (Wamuran, Qld) flashes a message to Indonesian ship KRI Sura during the Australia–Indonesia Coordinated Patrol (AUSINDO CORPAT) 2011. (Photo :LS Andrew Dakin 1st Joint Public Affairs Unit)

Able Seaman Boatswains Mate Adam Quinn (Sorell, Tasmania) gives the thumbs up to the helmsman to approach HMAS Ararat during a routine patrol in the Arafura Sea as part of the Australia–Indonesia Coordinated Patrol (AUSINDO CORPAT) 2011. (Photo :LS Andrew Dakin 1st Joint Public Affairs Unit)

Sumber: Dispen Lantamal IX

KOLONEL MARINIR FX DEDDY SUSANTO RAIH BEST OF THE BEST

Posted by pataka83 On 07.42


Akademi Angkatan Laut,- Menyambut datangnya Hari Pendidikan TNI AL (Hardikal) yang jatuh pada setiap tanggal 12 Mei, Senin (25/04/11) diselenggarakan Lomba Tembak Eksekutif antar lembaga pendidikan di lingkungan TNI ALdi Lapangan Tembak Kodikmar, Surabaya.
Lima Tim yang bertanding memperebutkan juara beregu serta juara perorangan dan yang paling bergengsi adalah kejuaraan Best Of The Best yang diikuti para petembak yang memperoleh nilai perorangan di atas 180 poin.
Dari pertandingan yang di gelar diperoleh hasil juara perorangan I direbut Letkol Marinir Fery Marpaung, disusul ditempat kedua Kolonel Marinir Edy Sutardi dan urutan ketiga ditempati Kolonel Marinir Amin . Sementara untuk kategori Best Of The Best, Juara tiga diraih Kolonel Marinir Cecep dari Seskoal, disusul Letkol Marinir Imam Sopingi (Kobangdikal) dan Gelar Best Of The Best dalam lomba tembak Eksekutif ini diraih Kolonel Marinir FX Deddy Susanto yang sehari hari menjabat sebagai Kepala Departemen Marinir (Kadepmar) AAL.
Ditemui di sela-sela acara, Pamen melati tiga ini berbagi tips untuk menjadi penembak yang jitu “Kuncinya adalah mau berlatih serta  tekun berlatih, maka prestasi bisa di raih”, ujarnya.
Sementara untuk juara beregu, Tim Kobangdikal B berhasil merebut posisi pertama, disusul Tim AAL di tempat kedua dan tempat ketiga diraih Tim Kobangdikal C.

KETUA CABANG BS JALASENASTRI AKADEMI ANGKATAN LAUT TERIMA KUNKER PENGURUS PUSAT JALASENASTRI

Posted by pataka83 On 07.40




Akademi Angkatan Laut,- Ketua Cabang BS Jalasenastri Akademi Angkatan Laut (AAL) Ny. Ade Supandi di damping Wakil Ketua Ny. Gatot Subroto menerima Kunjungan Kerja Pengurus Pusat Jalasenastri dibawah pimpinan Ketua Umum Jalasenasti Ny. Suparno didampingi Wakil Ketua Umum Ny. Marsetio dan rombongan di Kantor Jalasenastri AAL Gedung Cut Nyak Dien, AAL, Bumimoro, Surabaya, Selasa (26/04). Kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Pengurus Pusat Jalasenastri ke Bakor Surabaya dan Jakarta.
Acara di awali dengan pembukaan yang dilaksanakan di Gedung R Mulyadi Kobangdikal yang dilanjutkan dengan kunjungan ke Akademi Angkatan Laut khususnya Cabang BS Jalasenastri AAL. Ketum Jalasenastri Ny. Suparno dan rombongan berkesempatan menyaksikan langsung kegiatan Ibu-ibu Jalasenastri AAL diantaranya Pembuatan Batik, pembuatan kerajinan tangan berupa renda, salon kecantikan serta melihat-lihat taman toga AAL yang lokasinya berada di samping kanan kantor Jalasenastri AAL.
Usai berkunjung ke AAL, rombongan masih melanjutkan kunker ke PD Jalasenastri Koarmatim, Taman Kanak-kanak RSAL, Rumah Sakit Marinir Gunung Sahari dan akhirnya kembali menuju Jakarta. 

Senin, 25 April 2011

KETUA CABANG BS JALASENASTRI AKADEMI ANGKATAN LAUT TINJAU KANTIN

Posted by pataka83 On 06.39


   

Akademi Angkatan Laut,- , Ketua Cabang BS Jalasenastri Akademi Angkatan Laut (AAL) Ny. Ade Supandi melaksanakan peninjauan ke kantin-kantin yang ada di AAL, Bumimoro, Surabaya, Rabu (20/04). Dalam kesempatan tersebut istri orang nomor satu Di AAL ini yang didampingi Wakil Ketua Ny Gatot Subroto mengecek langsung kerapihan, kebersihan dan kelezatan, bahkan mencoba langsung makanan yang di jual di kantin tersebut.
            Peninjauan masih terus dilanjutkan dengan mengunjungi Posyandu Dewaruci Yang berada di Rumah Dinas/Flat AAL

Senin, 18 April 2011

TNI AL dan RAN Mantapkan Kerja Sama

Posted by pataka83 On 19.37

TNI Angkatan Laut.
"Selama ini, meski hubungan politik kedua negara kerap mengalami pasang surut namun hubungan militer terutama angkatan laut kedua negara berjalan baik dan terus mengalami peningkatan."

Jakarta (ANTARA News) - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) dan Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN) sepakat memantapkan kerja sama di masa datang, terutama pendidikan, latihan bersama dan pengamanan perbatasan laut kedua negara.

Demikian terungkap dalam pertemuan Panglima Armada Australia, Laksamana Madya Steve Gilmore, dengan Wakil Kepala Staf TNI AL, Marsekal Madya TNI Marsetio, di Jakarta, Senin.

Juru Bicara TNI AL, Marsekal Pertama TNI Tri Prasodjo, usai menghadiri pertemuan itu mengatakan, "Seperti diketahui, wilayah perbatasan laut kedua negara masih banyak terjadi kegiatan ilegal seperti penangkapan ikan ilegal, penyelundupan dan pelanggaran wilayah."

Ia mengatakan, tingginya angka kegiatan ilegal di wilayah Timur Indonesia dan perbatasan laut RI-Australia membuat kedua pihak harus membangun kerja sama yang konstruktif dalam berbagai bidang, seperti patroli bersama, pertukaran perwira, serta latihan bersama angkatan laut kedua negara.

"Selama ini, meski hubungan politik kedua negara kerap mengalami pasang surut namun hubungan militer terutama angkatan laut kedua negara berjalan baik dan terus mengalami peningkatan," ujar Tri menambahkan.

Untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit matra laut, angkatan laut kedua negara rutin mengadakan latihan bersama bersandikan "Cassowary Exercise" (Cassoex).

"Kerja sama dalam bentuk latihan bersama terus kami lakukan dan tingkatkan, termasuk dengan Angkatan Laut Australia dengan tetap dilandasi rasa saling menghormati dan dan saling percaya," kata Tri.
(T.R018/R010)
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © 2011

TNI Belum Temukan Pelanggaran di Kebumen

Posted by pataka83 On 19.34

Panglima TNI Laksanama TNI Agus Suhartono. 


Bogor (ANTARA News) - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono menyatakan belum menerima laporan mengenai indikasi kesalahan atau pelanggaran prosedur yang dilakukan aparat TNI dalam bentrok dengan warga Desa Setrojenar, Kecamatan Bulus Pesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

"Tetapi selama ini, sejauh ini saya belum menerima tentang adanya kesalahan prosedur," katanya ketika ditemui di kompleks Istana Bogor, Jawa Barat, Senin.

Meski demikian, TNI tetap melakukan penyelidikan internal. Penyelidikan itu untuk memastikan apakah personel TNI di lapangan melakukan pelaggaran atau sudah bertindak sesuai prosedur.

Markas Besar TNI Angkatan Darat (AD) telah mengirim tim investigasi untuk menyelidiki secara menyeluruh insiden bentrokan antara prajurit TNI dengan sejumlah warga Desa Setrojenar akibat sengketa kepemilikan lahan itu.

Penyelidikan dilakukan tim dari Kodam dan jajaran setempat, sedangkan tim dari Mabes akan menyelidiki secara mendalam menyeluruh insiden tersebut.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan Umum TNI-AD Kolonel Dedy Agus Purwoko mengatakan, prajurit TNI-AD yang bentrok dengan sejumlah warga hanya membela diri.

Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah persuasif dan prosedural untuk menghalau warga yang berunjuk rasa dan mencoba masuk ke dalam markas Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat (Dilitbangad).

"Namun mereka tidak menghiraukan dan bahkan terus merangsek ke dalam markas," katanya.

Sementara itu, warga Desa Setrojenar tetap akan menuntut hak tanah mereka di Urut Sewu pascabentrok dengan personel TNI Angkatan Darat pada Sabtu (16/4).

Beberapa warga Setrojenar di Kebumen merasa memiliki tanah yang sekarang digunakan untuk latihan militer tersebut karena selama ini membayar pajak berdasarkan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT).

Mantan Kepala Desa Setrojenar, Nur Hidayat, mengatakan selain memiliki SPPT, tanah warga tersebut tercatat dalam buku C Desa Setrojenar.

"Secara kepemilikan tanah kami tercatat dalam buku C desa dan secara penguasaan memiliki SPPT. Bagaimana pun warga tetap akan menuntut hak tersebut," katanya.

Menurut dia, warga Setrojenar yang mempunyai SPPT di kawasan latihan militer tersebut sekitar 400 orang.

Namun, katanya, TNI selalu berpatokan bahwa tanah negara yang digunakan untuk latihan militer adalah 500 meter dari sepadan pantai.

"Selama ini warga memang bisa bercocok tanam di tanah yang masuk wilayah latihan militer tersebut namun pengelolaannya tidak bisa optimal, karena saat kawasan tersebut digunakan untuk latihan perang warga tidak boleh melakukan aktivitas di ladang," katanya.

GUBERNUR AAL : MENJADI PERWIRA TNI AL TIDAK DIKENAKAN BIAYA APAPUN

Posted by pataka83 On 15.40


Sekarang ini TNI-AL memberi kesempatan kepada para pemuda terbaik untuk dididik menjadi Kadet Akademi Angkatan Laut. Dan selama proses, mulai dari pendaftaran, seleksi, pengumuman,pendidikan sampai dilantik menjadi seorang perwira, tidak dikenakan biaya apapun, ujar Gubernur AAL Laksda TNI Ade Supandi, S.E       
           
Orang nomor satu  di AAL ini menepis dan menjawab isu yang beredar dimasyarakat, dan pertanyaan yang ada di internet bahwa untuk menjadi perwira TNI AL harus punya koneksi, kenalan, menyiapkan uang yang banyak untuk lulus. Itu semua tidak benar, dan itu hanya ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, dan kalau ada yang berbuat seperti itu, segera  laporkan langsung ke kantor TNI AL yang terdekat. TNI AL mencari calon perwira yang benar-benar berbobot, dan itu bisa didapatkan kalau rekrutmen awal punya komitmen yang baik dan seleksi yang ketat tanpa ada lagi itu anaknya siapa, dari mana, dan lain sebagainya, tambah pati dengan dua bintang di pundak ini.
Sekarang ini TNI AL sedang membuka pendaftaran calon kadet AAL untuk dididik menjadi perwira TNI AL. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 01 - 22 April 2011. Bagi yang berminat bisa mendaptar di Markas Komando Pangkalan UtamaTNI AL yang tersebar di seluruh Indonesia yaitu di Lantamal I Belawan, Lantamal II Padang, Lantamal IV Tanjung Pinang, Lantamal V Surabaya, Lantamal VI Makassar, Lantamal VII Kupang, Lant VIII Manado, Lant IX Ambon, dan Lant X Jayapura. Lapetal Jakarta dan Malang, Lanal Cirebon, Lanal Yogya, Lanal Semarang dan SMA TN (Taruna Nusantara) Magelang.
 
Persyaratan umum bagi calon kadet, yaitu warga negara Indonesia, beriman dan bertagwa kepada Tuhan YME, setia kepada Pancasila dan UUD 1945, disamping itu, harus memiliki badan sehat jasmani dan rohani, berkelakuan baik dan tidak kehilangan hak menjadi prajurit TNI/TNI AL. Harus ada persetujuan orang tua/wali bagi yang belum berusia 21 thn, ada persetujuan dari kepala instansi pemerintah /swasta bagi yang sudah memiliki pekerjaan tetap, dan pendaftar telah bertempat tinggal sekurang-kurangnya satu tahun pada saat mendaftar.
 
Persyaratan lain yang harus dipenuhi yaitu serendah-rendahnya berijazah/lulus SMA/MAN jurusan IPA dengan rata-rata nilai UAN tidak kurang dari 6.50. Usia minimum 18 thn dan maksimun 22 thn terhitung dari pembukaan Pendidikan Dasar Keprajuritan (Diksarjurit). Tinggi badan minimum 165 cm dengan berat badan seimbang, tidak bertato/bekas tato, tidak ada tindik/bekas tindik pada telinga dan atau anggota badan lainnya. Untuk mendapatkan keterangan yang lebih lengkap dan jelas, para calon kadet  bisa datang langsung ke tempat-tempat pendaftaran yang telah ditentukan.
 
            Materi tes  seleksi meliputi pemeriksaan/pengujian  dan pemilihan yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi : administrasi, kesehatan, jasmaniah, wawancara, psikologi, dan pantukhir.

Jumat, 15 April 2011

WAGUB AKADEMI ANGKATAN LAUT TERIMA KUNJUNGAN PERWIRA AUSTRALIA

Posted by pataka83 On 09.47


 


Akademi Angkatan Laut,- Wakil Gubernur (Wagub) Akademi Angkatan Laut (AAL) Brigjen TNI (Mar) Gatot Subroto didampingi pejabat teras AAL menerima kunjungan Commanding Officer DITC (Defence International Training Center) Australia Wing Commander (WGCDR) Sean Unwin di Gedung Rinjani, AAL, Bumimoro, Surabaya, Rabu (12/04). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengunjungi staf pengajar bahasa Inggris baik yang ada di Lembaga Pendidikan AAL maupun Kobangdikal.
            Usai diterima di gedung VIP Rinjani, rombongan langsung melaksanakan tour mengelilingi Lembaga Pendidikan AAL dan mengunjungi Laboratorium Bahasa yang ada di Departemen Iptek.
Pamen Angkatan Udara yang didampingi Capt Jon Couper sebelumnya  juga sudah mengunjungi beberapa instansi pendidikan militer lainnya termasuk Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta dan Akademi Milikter di Magelang.

Rabu, 13 April 2011

48 KADET AAL PERINGATI HUT

Posted by pataka83 On 06.27



Akademi Angkatan Laut,- Sebanyak 48 Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) yang berulang tahun pada bulan April mendapat ucapan selamat Ulang Tahun dari Ibu Asuh Kadet AAL Ny. Ade Supandi. Mereka terdiri dari 22 kadet angkatan 56, 10 kadet angkatan 57 dan 16 kadet angkatan 58. Acara dilaksanakan bersamaan dengan acara makan siang kadet di Rumah Makan Hadiwinarso, AAL, Bumimoro Surabaya, Selasa (12/04)
Momen tersebut juga dimanfaatkan Ny. Ade Supandi  untuk memberikan pembekalan kepada para Kadet Korps Pelaut, Teknik, Elektro dan Suplai yang akan melaksanakan Latihan On The Job Training (OJT) di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) serta Kadet Korps Marinir yang akan segera melaksanakan Latihan Pasukan di Pasmar I Surabaya

35 KADET AAL LAKSANAKAN LATTEK SISTEM KONTROL DAN INTEGRASI

Posted by pataka83 On 06.24



Akademi Angkatan Laut,- Sebanyak 35 Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-56  Korps Elektronika melaksanakan latihan dan praktek (Lattek) Sistem Kontrol dan Integrasi di VEDC Malang, lembaga yang telah lama bekerjasama dengan AAL dengan kualitas tenaga pendidik yang sudah tidak diragukan lagi.
            Lattek selama 40 hari ini diselenggarakan untuk membekali kemampuan ketrampilan kadet di bidang pengendalian dengan menggunakan mikroprosesor dan mikrokontroler yang mana saat ini sebagian besar teknologi modern di kapal perang telah menggunakannya dalam sistem pengendalian yang diintegrasikan dengan komponen mekanik.
            Pengawas Latihan (Waslat) Letkol Laut (E) Enjud Darojat, ST.MM yang sehari-hari juga menjabat sebagai Kepala Departemen Elektronika (Kadeplek) AAL  mengatakan bahwa Lattek Sistem Kontrol dan Integrasi yang dilaksanakan Kadet Korps Elektronika  ini dimaksudkan agar mereka mampu menerapkan teori yang selama ini telah diperoleh di kelas ke dalam bentuk praktek yang meliputi bahasa pemrograman mikroprosesor, mikrokontroler, sistem komunikasi data dan interface, programmable logical control (PLC) dan software pendukung yang lain dengan tujuan dapat menerapkan serta mengaplikasikan penerapan teori-teori tersebut kedalam rancang bangun sebuah alat/hasil karya

WAGUB AAL TERIMA ROMBONGAN SRENA MABESAL

Posted by pataka83 On 06.20


Akademi Angkatan Laut,- Wakil Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Brigjen TNI (Mar) Gatot Subroto didampingi pejabat teras AAL  menerima kunjungan rombongan Staf Perencanaan (Srena) Mabesal di Gedung Rinjani, AAL Bumimoro, Surabaya, Selasa (12/04). Kunjungan yang diketuai Kolonel Laut (T) Hadi Santoso dimaksudkan untuk membahas  10 komponen pendidikan sebagai lembaga pendidikan tempat dididiknya calon-calon pemimpin TNI/TNI AL masa depan dan meninjau kesiapan pelaksanaan Praspa tahun 2013 yang rencananya akan dilaksanakan di Akademi Angkatan Laut.

Senin, 11 April 2011

Panglima TNI: Pelanggaran Kedaulatan Makin Mengancam

Posted by pataka83 On 15.26


Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono (kiri) memeriksa barisan peserta upacara militer Peringatan Hari Angkatan Udara ke-65 Tahun 2011 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (9/4). Peringatan Hari Angkatan Udara ke-65 Tahun 2011 ini dimeriahkan oleh atraksi rampak gendang Paskhas, atraksi udara dari Tim Jupiter Aerobatic dan Tim Thunder Aerobatic dengan pesawat tempur Sukhoi dan F-16 serta demo pasukan anti teror dan penyelamatan SAR Udara. (Foto: ANTARA/Widodo S. Jusuf/Koz/IP/11)

9 April 2011, Jakarta -- (ANTARA News): Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono menegaskan, pelanggaran kedaulatan wilayah Indonesia oleh pihak asing semakin mengancam sehingga harus menjadi perhatian dan prioritas utama, seiring dengan kemajuan industri dirgantara militer.

"Tantangan yang dihadapi TNI ke depan semakin kompleks, sejalan dengan dinamika yang berkembang," katanya pada peringatan HUT ke-65 TNI Angkatan Udara di Jakarta, Sabtu.

Ia mengemukakan, dua dinamika yang mengancam itu adalah kemajuan industri kedirgantaraan khususnya militer, dan luasnya wahana dirgantara yang makin strategis.

Agus mengatakan, perkembangan dan dinamika keduanya memberi dampak multidimensional terhadap pertahanan negara.

"Karena itu, betapa vital dan strategisnya peran TNI Angkatan Udara dilihat dari posisi geografis, global, dan regional," ujarnya menambahkan.

TNI, katanya, bertekad menegakkan hukum sesuai hukum nasional dan internasional dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara, sementara pemerintah akan meningkatkan kemampuan TNI menjadi lebih kuat dan efektif dalam mengawal kedaulatan NKRI.

Namun, semua itu harus tetap dilakukan tanpa mengabaikan keselamatan prajurit.

"Mantapkan keamanan guna mewujudkan zero accident dan terwujudnya loyalitas yang lurus dan cerdas serta operasi penerbangan harus aman dan sukses," kata Agus.

Seperti pada perayaan tahun-tahun sebelumnya, peringatan HUT ke-65 TNI-AU juga dimeriahkan parade, defile, demo darat serta demo udara.

Sebanyak 52 unit pesawat berbagai jenis memeriahkan perayaan HUT ke-65 TNI Angkatan Udara yang jatuh pada 9 April.

KOLONEL MARINIR GUNTUR IRIANTO CIPTOLELONO JABAT DANMEN AKADEMI ANGKATAN LAUT

Posted by pataka83 On 15.22



Akademi Angkatan Laut,- Kolonel Marinir Irianto Ciptolelono  resmi menempati jabatan  Komandan Resimen (Danmen) Akademi Angkatan Laut (AAL) setelah dilantik Gubernur Akademi Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Ade Supandi, SE dalam suatu Upacara Serahterima Jabatan di Lapangan Arafuru, AAL, Bumimoro, Surabaya, Jumat (08/04) menggantikan pejabat lama Kolonel Marinir Denny Kurniadi yang akan menempati jabatan barunya sebagai Wakil Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Wadan Paspampres). Upacara Serah Terima Jabatan ini dilaksanakan seusai pelaksanaan Memorandum yang juga dilaksanakan pagi ini.

            Kolonel Marinir Irianto Ciptolelono  bukanlah pejabat baru di lingkungan Akademi Angkatan Laut. Mantan Sahli Panglima “F” Bidang Potnaskuatmar Koarmabar ini sebelumnya sudah pernah memperkuat jajaran AAL pada tahun 2005 dengan jabatan Kepala Departemen Marinir (Kadepmar) AAL. Beberapa penugasan yang pernah dilaksanakan Alumni AAL Angkatan ke-31 tahun 1985 ini diantaranya adalah Asisten Operasi di Pasmar 1 Jakarta, Komandan Group “B” Paspampres dan Wadan Lantamal I Belawan

            Gubernur AAL Laksda TNI Ade Supandi, SE mengatakan bahwa jabatan Komandan Resimen (Danmen) memiliki konsekuensi tanggung jawab yang tidak ringan dalam melaksanakan pengasuhan kepada para kadet. “Ini Tidak Ringan. Apalagi latar belakang kadet yang heterogen sehingga dibutuhkan kearifan, keteladanan dan dedikasi yang tinggi dalam memberikan perhatian dan bimbingan secara menyeluruh dan adil kepada kadet”, ujarnya disela-sela acara.

Selain itu menurut orang nomor satu di AAL ini, Danmen AAL harus mampu membentuk watak dan karakter serta kultur dan kepribadian para kadet sebagai calon-calon pemimpin TNI AL masa depan yang profesional, beriman dan taqwa kepada TYME, disiplin, bertanggungjawab, berdedikasi tinggi, loyal dan mampu menjaga harga diri dan kehormatannya sebagai perwira. Untuk mewujudkan harapan-harapan tersebut dibutuhkan kehormatan, kejujuran, dedikasi, loyalitas, profesionalisme dan keberanian dari seluruh jajaran AAL khususnya resimen AAL sebagaimana yang tertuang dalam konsep Semangat Baru TNI AL sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hasil didik lulusan AAL yang memiliki bekal pengetahuan profesi matra laut yang memadai, terampil dan mahir pada tugasnya serta peka terhadap perubahan lingkungan strategis yang terjadi.

Acara yang dihadiri para Pejabat teras AAL, Ketua Cabang BS Jalasenastri AAL Ny. Ade Supandi dan pengurus Jalasenastri AAL serta tamu undangan lainnya ditandai dengan pelepasan dan pemasangan tanda jabatan kepada pejabat lama dan pejabat baru

Kamis, 07 April 2011

Kapolri dan Kasal Terbangkan Sukhoi

Posted by pataka83 On 23.01


7 April 2011, Jakarta -- (ANTARA News): Kepala Polri Jenderal Pol Timur Pradopo dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno menerbangkan pesawat jet tempur Sukhoi TNI Angkatan Udara.

Selain Kapolri dan Kasal, dalam penerbangan singkat di area Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis, Menteri Perhubungan Freddy Numberi juga menerbangkan Sukhoi.

Ketiga pejabat negara itu terbang menggunakan pesawat Sukhoi SU-27SK dan sebelum terbang mereka mendapat pengarahan singkat dari Komandan Skudron Udara 11 Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin, Makassar Letkol Pnb Tonny Haryono.

Selain itu ketiganya mendapat pemeriksaan kesehatan terlebih dulu untuk memastikan kondisi kesehatannya sebelum melakukan penerbangan dengan pesawat tempur.

Dalam penerbangan itu, ketiganya didampingi "penerbang pendamping" Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono yang menggunakan F-16 Fighting Falcon dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat yang menggunakan pesawat tempur F-5Tiger.

Kelimanya akan terbang selama sekitar 30 menit, di atas ketinggian 100 ribu kaki.

Usai melakukan penerbangan tersebut, ketiganya mendapat Wing Penerbang Kehormatan yang disematkan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Imam Sufaat.

Kasau mengatakan, penyematan Wing kehormatan itu sebagai penghargaan atas kerja sama dan dukungan ketiga pejabat negara itu kepada TNI Angkatan Udara

Rabu, 06 April 2011

44 KADET KORPS PELAUT LAKSANAKAN LATTEK NAVIGASI

Posted by pataka83 On 20.15



Akademi Angkatan Laut,- 44 Kadet  Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat II Korps Pelaut melaksanakan latihan dan praktek (Lattek) Navigasi I. Lattek yang akan dilaksanakan selama lima hari ini dibuka secara resmi oleh Kepala Departemen Pelaut (Kadeppel) AAL Kolonel Laut (P) Prasetyo, S.Pi di Gedung Bawean Deppel, AAL, Bumimoro, Surabaya, Rabu (06/04).

            Pelaksanaan Lattek Navigasi I ini merupakan lattek pertama kali bagi Kadet Angkatan ke-58 ini yang mengenalkan tentang organisasi anjungan dan tugas-tugasnya serta mempraktekkan bagaimana cara pengoperasian bridge simulator dalam menjalankan kapal.  Materi-materi lain yang diberikan meliputi teknis ploting di peta, prosedur pengoperasian radar dan GPS, serta prinsip mengemudikan kapal/keperwirajagaan.

            Kepala Departemen Pelaut (Kadeppel) AAL Kolonel Laut (P) Prasetyo, S.Pi mengatakan bahwa didalam membentuk dan melahirkan figur-figur perwira yang profesional dan cakap dikaitkan dengan tugas kedepan yang semakin kompleks dan penuh dengan dinamika, maka AAL khususnya Departemen Pelaut senantiasa mengemban tugas melaksanakan pembinaan dan pembekalan bagi para kadet secara terus menerus salah satunya adalah dengan pelaksanaan Lattek Navigasi I

            Sementara itu, menurut Komandan Latihan Mayor Laut (P) Ario Widi Sumanggono mengatakan latihan ini secara umum bertujuan untuk memberikan pengalaman praktek kepada kadet tentang bagaimana proses pembuatan perencanaan pelayaran dan pembuatan track di peta khususnya di alur APBS, pengenalan rambu-rambu navigasi serta cara penentuan posisi kapal secara visual dalam bernavigasi.

Kamis, 17 Maret 2011

PT DI Kembangkan Model Pesawat Mirip Twin Otter

Posted by pataka83 On 23.19

Twin Otter Merpati. (Foto: matanews)

16 Maret 2011, Bandung -- (bisnis-jabar.com): PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mengembangkan model pesawat berpenumpang 19 orang dengan nama N-219, mirip Twin Otter buatan Kanada atau Y-12 buatan China.

Direktur Aerostructure PT DI Andi Alisjahbana mengemukakan pengembangan pesawat tersebut telah berjalan selama enam bulan terakhir dan diperkirakan rampung pengembangannya selama tiga tahun ke depan.

“Sama halnya dengan pengembangan CN-235 beberapa tahun lalu memakan waktu lima tahun,” katanya hari ini.

Model pesawat akan memakai dua unit mesin bertenaga 850 tenaga kuda yang kemungkinan diambil dari pabrikan Kanada.

Sebagian besar komponen pesawat, katanya, berasal dari dalam negeri yang mencapai 70% dari total komponen.

Andi belum merinci kebutuhan dana pengembangan dana tersebut. Tetapi, dia menyebutkan harga pesawat Y-12 seharga US$4,5 juta dan Twin Otter di atas US$5 juta.

“Kendala dalam pengembangan pesawat ini adalah pendanaan, perusahaan tidak mungkin mengeluarkan dana untuk pengembangan itu,” katanya.

Sumber: Bisnis Jabar

Komandan Denjaka Baru Kolonel Marinir Suhartono

Posted by pataka83 On 23.17


17 Maret 2011, Surabaya -- (Korps Marinir): Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) M Alfan Baharudin melantik Kolonel Marinir Suhartono menggantikan Letkol Laut (E) Yudhi Bramantyo sebagai Komandan Detasemen Jalamangkara (Dandenjaka) di lapangan apel Kesatrian Arthur Solang, Mako Detasemen Jalamangkara, Cilandak Jakarta Selatan, Kamis (17/3)

Kolonel Marinir Suhartono sebelumnya menjabat sebagai Danlanal Biak Lantamal XI, sedangkan Letkol Laut (E) Yudhi Bramantyo akan menempati jabatan baru sebagai Danlanal Sanata Lantamal VI.

“Serah terima jabatan Komandan Detasemen Jalamangkara memiliki makna yang sangat penting dan strategis, karena disamping sebagai bagian dari kaderisasi kepemimpinan, pergantian jabatan Dandenjaka kali ini juga menjadi bagian dari sejarah dimana berdasarkan peraturan Panglima TNI Nomor Perpang/77/X/2010 tentang persetujuan dan pengesahan peningkatan kepangkatan dalam jabatan di lingkungan Korps Marinir diputuskan Komandan Detasemen Jalamangkara berpangkat Kolonel”, ungkap Dankormar dalam sambutannya.

Komandan Korps Marinir Mayjen TNI Mar. Alfan Baharuddin (tengah ) bersama Komandan Detasemen Jalamangkara (Denjaka) yang baru Kol (Mar) Suhartono (kanan) memeriksa senapan serbu HK416 usai serah terima jabatan di Bhumi marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (17/3). Denjaka merupakan kesatuan elit TNI AL khusus penindakan anti teror aspek laut. (Foto: ANTARA/SAPTONO/Spt/11)

Lebih lanjut Komandan Korps Marinir mengatakan serah terima jabatan juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas organisasi sehingga lebih efektif dalam pelaksanaan tugas pokoknya , disamping itu juga sebagai peluang dan tantangan untuk membangunreputasi dan prestasi, yaitu sejauh mana kepemimpinan dan kreativitas serta kemampuan konseptual yang dapat dikembangkan, dengan harapan dapat membawa manfaat bagi organisasi dalam rangka menyikapi fenomena perkembangan lingkungan strategis yang multi dimensional.

Pada kesempatan itu juga Dankormar menyampaikan ucapan selamat jalan dan terimakasih kepada Letkol Laut (E) Yudhi Bramantyo yang telah sanggup dan sukses dalam mengemban tugas, sedangkan bagi Kolonel Marinir Suhartono, Dankormar mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh Korps Marinir dan TNI Angkatan Laut sebagai Komandan Detasemen Jalamangkara yang baru.

Hadir dalam kesempatan tersebut Danpasmar-2, Para Pejabat teras Korps Marinir, Dansat intel Bais TNI, Dansat-81/Gultor, Dandenbravo, Dandensus-88 Anti Teror Polri dan tamu undangan lainnya.

Jumat, 11 Maret 2011

Analisa SWOT

Posted by pataka83 On 06.29


  
Pengertian dan Tujuan
SWOT adalah singkatan dari bahasa Inggris STRENGTHS (Kekuatan),WEAKNESSES (Kelemahan),OPPORTUNITIES (Peluang) danTHREATS (Ancaman). Analisa SWOT berguna untuk menganalisa faktor-faktor di dalam organisasi yang memberikan andil terhadap kualitas pelayanan atau salah satu komponennya sambil mempertimbangkan faktor-faktor eksternal.
Analsis SWOT dapat dibagikan dalam lima langkah:
1. Menyiapkan sesi SWOT.
2. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan.
3. Mengidentifikasi kesempatan dan ancaman.
4. Melakukan ranking terhadap kekuatan dan kelemahan.
5. Menganalisis kekuatan dan kelemahan.
Manfaat Analisa SWOT
Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman organisasi
 Langkah-Langkah Penerapan
Langkah 1: Menyiapkan sesi SWOT
·         SWOT kemungkinan akan menghabiskan waktu 50 - 60 menit.
·         Peserta dibagi dalam kelompok dengan maksimum 6 orang per kelompok.
·         Dengan menggunakan alat curah pendapat memilih pelayanan atau komponen pelayanan yang akan dianalisa.
·         Setiap kelompok membuat sebuah matriks SWOT sesuai dengan contoh.
·         Siapkan kartu dan kertas flipchart untuk setiap kelompok.
·         Tentukan seorang Pencatat. Tugas Pencatat adalah mengisi matriks SWOT.
Langkah 2: Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan
·         Dengan menggunakan curah pendapat, tulis pada kartu semua kekuatan di dalam organisasi (internal). Kekuatan bisa berupa, tenaga trampil, gaji, sarana. Setelah kartu diisi tempelkan pada kertas flipchart.
·         Setelah selesai menyusun kekuatan internal, dengan menggunakan curah pendapat, daftarkan kelemahan di dalam organisasi (internal) pada kartu lalu ditempelkan pada flipchart .
Langkah 3: Mengidentifikasi kesempatan dan ancaman
·         Dengan menggunakan curah pendapat, daftarkan semua kesempatan di luar organisasi (kesempatan ekstern) yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan atau atasi sebuah masalah. Ini bisa berupa latihan, tenaga baru, peraturan baru dan seterusnya.
·         Dengan menggunakan curah pendapat, buatlah daftar ancaman di luar organisasi (ancaman ekstern) yang dapat menghalangi pemecahan masalah.
Langkah 4: Melakukan ranking terhadap kekuatan, kelemahan, ancaman dan peluang
·         Daftarkan dalam kolom masing-masing: kekuatan, kelemahan, ancaman dan peluang.
·         Buatlah ranking setiap kolom. Yang perlu dipikirkan adalah pentingnya kesempatan / ancaman dan berapa besar kemungkinan kesempatan / ancaman tersebut memang akan ada. Begitu juga dengan ancaman dan peluang.
Langkah 5: Menganalisis kekuatan dan kelemahan
·         Masukan kekuatan dan kelemahan masuk matriks SWOT.
·         Kekuatan diisi sesuai ranking yang telah dikerjakan, kekuatan yang paling besar di atas, yang kurang besar di bawah.
·         Setelah kekuatan diisi, disusul dengan kelemahan.
·         Masukan kesempatan dan ancaman di dalam kolom.
·         Hubungkan kekuatan dan kelemahan dengan kesempatan dan ancaman.
·         Kombinasi di mana kekuatan bertemu dengan kesempatan adalah keadaan yang paling positif. Keadaan ini harus dipelihara dengan baik supaya tetap ada.
·         Kombinasi kelemahan dan ancaman adalah keadaan yang paling negatif dan harus dihindari.
·         Setiap kombinasi diperiksa ulang kalau memang merupakan jalan keluar untuk mengurangi kelemahan atau ancaman.
Catatan:
Analisis SWOT bukanlah akhir dari proses. Untuk memanfaatkan sepenuhnya alat ini, anda perlu menentukan rencana tindak lanjut. Juga alat ini cenderung berdasarkan pada "pendapat" dan indikator-indikator kualitatif dan belum tentu pada "kenyataan".
CONTOH :

GUNUNG HERU TWJ NOAK 790035