Selasa, 22 Maret 2011
Senin, 21 Maret 2011
KASARMABAR PIMPIN UPACARA BENDERA
Posted by pataka83
On 18.37
Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melaksanakan upacara bendera di Lapangan Arafuru Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jl. Gunung Sahari Raya No.67 Jakarta Pusat, Kamis (17/3). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Kepala Staf Koarmabar Laksamana Pertama TNI Herry Setianegara, S.sos, SH, MM., mewakili Panglima Koarmabar (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Hari Bowo, M.Sc.,
Dalam amanat Pangarmabar yang dibacakan oleh Kepala Staf Koarmabar, upacara bendera dapat dijadikan sebagai media komunikasi, guna menyampaikan kebijakan dan petunjuk serta informasi aktual Pemimpin TNI Angkatan Laut, sehingga dicapai kesamaan visi, persepsi dan cara bertindak dalam melaksanakan tugas yang lebih baik.
Lebih lanjut, Pangarmabar menenkankan beberapa hal yang menjadi perhatian, antara lain konflik internal yang melanda beberapa Negara kawasan Timur Tengah, yang dapat mempengaruhi situasi dalam negeri, yang bernuansa SARA dan teror bom di wilayah Jakarta. Oleh karena itu sebagai abdi Negara yang memiliki komitmen untuk menjaga keutuhan bangsa dan Negara harus bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis yang dapat merusak citra TNI dan TNI Angkatan Laut.
Pada akhir amanatnya, Pangarmabar meminta kepada seluruh jajaran Koarmabar agar lebih mengoptimalkan tugas dan tanggung jawab sesuai fungsi masing-masing. Jangan menjadikan kendala sebagai tantangan tugas namun jadikan sebagai peluang dapat memacu dalam mengoptimalkan tugas dilapangan dan tetap mengedepankan zero accident dengan melaksanakan tugas sesuai Standar operasi Prosedur (SOP) yang benar serta meningkatkan sense of environment melalui pemahaman situasi dan lingkungan disekitar, sehingga mampu menghadapi segala bentuk hambatan yang bersifat situasional.
Hadir dalam upacara tersebut Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Arief Suherman dan para pejabat teras Koarmabar.
Demikian berita Dispenarmabar.
KADET KORPS MARINIR LAKSANAKAN BAKTI SOSIAL DI BANYUWANGI
Posted by pataka83
On 06.47
Akademi Angkatan Laut,- Di sela-sela melaksanakan Latihan Pendidikan Komando yang telah memasuki Tahap Gerilya Lawan Gerilya (GLG) di Desa Kumendung Kecamatan Srono Banyuwangi Siswa Komando yang terdiri 11 Kadet tingkat III Korps Marinir, 153 Siswa Dikmata XXX Kodikmar melaksanakan bhakti sosial berupa pembersihan kampung dan pemberian Sembako kepada masyarakat kurang mampu di daerah latihan.
Bantuan yang diberikan berupa Al-Quran dan sajadah kepada pengurus Ponpes Darussalam, satu set alat olah raga kepada Karang Taruna Desa Kumendung serta sembako kepada 50 KK kurang mampu di Desa Kumendung dan Desa Rejoagung sebagai bahan kontak dan bukti kemanunggalan TNI dengan masyarakat di daerah latihan. Acara yang dilaksanakan di Balai Desa Kumendung, Srono, Banyuwangi dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat Desa diantaranya Kepala Desa Kumendung, Pengurus Pondok Pesantren Putra-Putri Darussalam, Perwakilan Karang Taruna, Ketua LKMD serta masyarakat tidak mampu.
Kegiatan ini sebagai pembelajaran kepada para Siswa Komando khususnya Kadet Korps Marinir sebagai calon-calon pemimpin masa depan bahwa betapa pentingnya arti kemanunggalan TNI dan rakyat dimana TNI berasal dari, oleh dan untuk rakyat. Dimana ancaman faktual yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini dalam perang modern bukanlah perang Konvensional melainkan perang Gerilya. “Gerilya adalah perang merebut hati rakyat, pihak yang dapat merebut hati dan pikiran rakyatlah yang akan memenangi pertempuran”, ujar Kolonel Marinir F.X. Dedy Susanto yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Departemen Marinir (Kadepmar) AAL.
Kasarmabar Beri Pembekalan Kursus Danlanal: Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Herry Setianegara, S.Sos, SH, MM., memberikan pembekalan kepada Perwira peserta Kursus Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) tahun 2011 di Komando Latihan (Kolat) Koarmabar, Jl. Gunung Sahari Raya No.67 Jakarta Pusat, Kamis (17/3). Materi pembekalan yang diberikan oleh Kasarmabar tentang kepemimpinan ini merupakan bekal yang sangat berguna bagi para Perwira peserta kursus dan diharapkan nantinya dapat diimplementasikan di lapangan untuk mengatasi masalah disatuannya masing-masing. Kepala Dispenarmabar ttd Drs. Supriyono Kasarmabar Beri Pembekalan Kursus Danlanal
Posted by pataka83
On 06.36
Kasarmabar Beri Pembekalan Kursus Danlanal: Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Herry Setianegara, S.Sos, SH, MM., memberikan pembekalan kepada Perwira peserta Kursus Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) tahun 2011 di Komando Latihan (Kolat) Koarmabar, Jl. Gunung Sahari Raya No.67 Jakarta Pusat, Kamis (17/3). Materi pembekalan yang diberikan oleh Kasarmabar tentang kepemimpinan ini merupakan bekal yang sangat berguna bagi para Perwira peserta kursus dan diharapkan nantinya dapat diimplementasikan di lapangan untuk mengatasi masalah disatuannya masing-masing.
Kamis, 17 Maret 2011
PT DI Kembangkan Model Pesawat Mirip Twin Otter
Posted by pataka83
On 23.19
Twin Otter Merpati. (Foto: matanews)16 Maret 2011, Bandung -- (bisnis-jabar.com): PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mengembangkan model pesawat berpenumpang 19 orang dengan nama N-219, mirip Twin Otter buatan Kanada atau Y-12 buatan China.
Direktur Aerostructure PT DI Andi Alisjahbana mengemukakan pengembangan pesawat tersebut telah berjalan selama enam bulan terakhir dan diperkirakan rampung pengembangannya selama tiga tahun ke depan.
“Sama halnya dengan pengembangan CN-235 beberapa tahun lalu memakan waktu lima tahun,” katanya hari ini.
Model pesawat akan memakai dua unit mesin bertenaga 850 tenaga kuda yang kemungkinan diambil dari pabrikan Kanada.
Sebagian besar komponen pesawat, katanya, berasal dari dalam negeri yang mencapai 70% dari total komponen.
Andi belum merinci kebutuhan dana pengembangan dana tersebut. Tetapi, dia menyebutkan harga pesawat Y-12 seharga US$4,5 juta dan Twin Otter di atas US$5 juta.
“Kendala dalam pengembangan pesawat ini adalah pendanaan, perusahaan tidak mungkin mengeluarkan dana untuk pengembangan itu,” katanya.
Sumber: Bisnis Jabar
Komandan Denjaka Baru Kolonel Marinir Suhartono
Posted by pataka83
On 23.17
17 Maret 2011, Surabaya -- (Korps Marinir): Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) M Alfan Baharudin melantik Kolonel Marinir Suhartono menggantikan Letkol Laut (E) Yudhi Bramantyo sebagai Komandan Detasemen Jalamangkara (Dandenjaka) di lapangan apel Kesatrian Arthur Solang, Mako Detasemen Jalamangkara, Cilandak Jakarta Selatan, Kamis (17/3)
Kolonel Marinir Suhartono sebelumnya menjabat sebagai Danlanal Biak Lantamal XI, sedangkan Letkol Laut (E) Yudhi Bramantyo akan menempati jabatan baru sebagai Danlanal Sanata Lantamal VI.
“Serah terima jabatan Komandan Detasemen Jalamangkara memiliki makna yang sangat penting dan strategis, karena disamping sebagai bagian dari kaderisasi kepemimpinan, pergantian jabatan Dandenjaka kali ini juga menjadi bagian dari sejarah dimana berdasarkan peraturan Panglima TNI Nomor Perpang/77/X/2010 tentang persetujuan dan pengesahan peningkatan kepangkatan dalam jabatan di lingkungan Korps Marinir diputuskan Komandan Detasemen Jalamangkara berpangkat Kolonel”, ungkap Dankormar dalam sambutannya.
Komandan Korps Marinir Mayjen TNI Mar. Alfan Baharuddin (tengah ) bersama Komandan Detasemen Jalamangkara (Denjaka) yang baru Kol (Mar) Suhartono (kanan) memeriksa senapan serbu HK416 usai serah terima jabatan di Bhumi marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (17/3). Denjaka merupakan kesatuan elit TNI AL khusus penindakan anti teror aspek laut. (Foto: ANTARA/SAPTONO/Spt/11)Lebih lanjut Komandan Korps Marinir mengatakan serah terima jabatan juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas organisasi sehingga lebih efektif dalam pelaksanaan tugas pokoknya , disamping itu juga sebagai peluang dan tantangan untuk membangunreputasi dan prestasi, yaitu sejauh mana kepemimpinan dan kreativitas serta kemampuan konseptual yang dapat dikembangkan, dengan harapan dapat membawa manfaat bagi organisasi dalam rangka menyikapi fenomena perkembangan lingkungan strategis yang multi dimensional.
Pada kesempatan itu juga Dankormar menyampaikan ucapan selamat jalan dan terimakasih kepada Letkol Laut (E) Yudhi Bramantyo yang telah sanggup dan sukses dalam mengemban tugas, sedangkan bagi Kolonel Marinir Suhartono, Dankormar mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh Korps Marinir dan TNI Angkatan Laut sebagai Komandan Detasemen Jalamangkara yang baru.
Hadir dalam kesempatan tersebut Danpasmar-2, Para Pejabat teras Korps Marinir, Dansat intel Bais TNI, Dansat-81/Gultor, Dandenbravo, Dandensus-88 Anti Teror Polri dan tamu undangan lainnya.
Rabu, 16 Maret 2011
Bung Karno Saat Shalat di Amerika
Posted by pataka83
On 23.44
Masih dalam rangka kunjungan Presiden Sukarno ke Amerika Serikat tahun 1956. Ketika tiba saatnya shalat, Bung Karno dan rombongan menuju salah satu masjid di sana untuk bersujud. Foto-foto berikut terasa sejuk kalau kita resapi dalam hati. Karenanya saya merasa tidak perlu berpanjang kata mengomentari ataupun memuji. Kita nikmati saja deretan foto di bawah ini, sambil membenamkan imaji sedalam-dalamnya
Bung Karno, dengan tongkat komandonya berjalan kaki melintasi koridor masjid. Para pengawal correct menjaga Presidennya, lantas mengiringkannya masuk ke dalam masjid.
Usai shalat berjamaah, Bung Karno berdoa sejenak. Sejurus kemudian, ia bangkit berdiri lagi untuk kembali melaksanakan shalat sunah dua raka’at…. Anggota rombongan lain, ada yang mengikuti Bung Karno shalat sunah, ada yang tekun berdzikir, ada pula yang beringsut mundur, dan menunggu di luar masjid.
Usai shalat, tak pernah lupa Bung Karno khusuk berdoa. Tampak di sebelah kiri Bung Karno adalah Roeslan Abdulgani. Diplomat muda, pahlawan pada pertempuran heroik 10 November 1945 di Surabaya. Ia kemudian diangkat menjadi Menteri Luar Negeri, dan termasuk tokoh di balik Konferensi Asia Afrika Bandung yang bersejarah itu. Roeslan Abdulgani wafat 29 Juni 2005 dalam usia 91 tahun.
Seperti umumnya jemaah masjid, begitu pula Bung Karno. Di dalam masjid, tidak ada presiden, tidak ada menlu, tidak ada pejabat. Yang ada hanya imam dan makmum. Begitu pula usai shalat, Bung Karno dengan santai duduk di tangga masjid untuk mengenakan sepatu, seperti halnya jemaah yang lain.
Usai shalat, ia kembali melanjutkan protokol kunjungan kenegaraannya. Antara lain menggelar pembicaraan bilateral dengan Presiden Dwight Eisenhower yang dikisahkan “kurang mesra”.
Pulpen Canggih, Masa Depan Nih..
Posted by pataka83
On 22.27
Color Picker adalah Pulpen yang bisa mengscan warna dari benda apapun disekitar kita dan bisa digunakan secara instant untuk menggambar / menulis. Caranya, pertama tempelkannya Sensor pada objek yang warnanya kita inginkan, Kemudian tekan tombol scan. RGB cartridge akan berfungsi sehingga warna yang kita inginkan muncul di display pada pulpen tersebut.
Proses Terjadinya Air Laut Menjadi Es Yang Beku
Posted by pataka83
On 22.17
Ini adalah foto Frozen Black Sea sebuah lautan di Constanta, Romania dimana airnya adalah campuran air asin dan air tawar. Temperatur disana sangat rendah sehingga sebagian dari lautan tersebut membeku. Terlihat ombak-ombak lautan yang seperti membeku dan menciptakan pemandangan yang luar biasa indah. Tetapi sebenarnya ombak tersebut tidak membeku (walupun kelihatannya seperti membeku) karena diperlukan udara yang super dingin untuk membuat
: Frozen Black Sea Proses Laut Menjadi Beku,,Menakjubkan

: Frozen Black Sea Proses Laut Menjadi Beku,,Menakjubkan
Selasa, 15 Maret 2011
Patok Batas Indonesia-Malaysia Tidak Hilang
Posted by pataka83
On 20.12
15 Maret 2011, Pontianak -- (ANTARA News): Komando Daerah Militer XII Tanjungpura membantah hilangnya sejumlah patok tapal batas negara Indonesia dengan Malaysia yang ada di wilayah Kalimantan Barat.
"Tidak benar ada patok tapal batas Indonesia - Malaysia hilang, tetapi hanya tidak ditemukan," kata Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Geerhan Lantara usai memimpin penutupan rapat pimpinan di jajaran Kodam XII/TPR di Pontianak, Selasa.
Ia menjelaskan, mencari patok tapal batas negara ibarat mencari jarum di jerami sehingga cukup sulit dengan medan yang berat.
Menurut Pangdam XII/TPR, ada sekitar 600 lebih patok tapal batas di perbatasan Indonesia - Malaysia di wilayah Kalbar yang belum ditemukan.
Sebelumnya, Kepala Staf Kodam XII/TPR Brigadir Jenderal TNI Armyn Alianyang mengatakan, hingga kini berdasarkan laporan intelijen di lapangan kondisi patok tapal batas masih aman-aman saja.
"Meski pun aman, kami tetap akan meningkatkan patroli perbatasan karena sudah tugas TNI Angkatan Darat dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Armyn.
Armyn menjelaskan, patok tapal batas yang rawan bergeser yaitu untuk tipe C karena ditanam ditanam hanya sedalam 50 sentimeter dan ketinggian diatas tanah hanya 30 sentimeter, sehingga ketika disenggol alat berat saja patok tersebut sudah bergeser.
"Banyak anggapan telah terjadi pergeseran patok, sebenarnya tidak, karena dangkalnya tancapan patok sehingga mudah bergeser karena suatu hal atau karena ulah manusia," katanya.
Untuk antisipasi hal itu, setiap tahun TNI-AD memrogramkan patroli perbatasan dan pemeriksaan patok tapal batas.
Hingga kini pihak Malaysia terkesan diam dalam penyelesaian lima titik patok tapal batas negara sejak tahun 1980-an, yakni patok tapal batas negara di Camar Bulan Kabupaten Sambas, titik D 400 di Kabupaten Bengkayang, titik Gunung Raya di Bengkayang, garis batas Gunung Raya I dan II, dan di titik Batu Aum Kabupaten Bengkayang.
Kelima titik batas negara yang bermasalah itu sudah terjadi sejak tahun 1980-an tetapi hingga kini tidak ada titik temu karena pihak Malaysia dengan argumennya selalu membantah ada pergeseran.
Sumber: ANTARA News








